Bupati Ende pantau Kesiapan Ruang Isolasi dan Karantina Covid-19

Dibaca 525 kali
RSUD Ende

Ende, SuaraTimor.com / (31/03/2020)

Bupati Ende Drs. H. Djafar H.Achmad,MM memantau kesiapan akhir pekerjaan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Ende dan ruang karantina bagi pelaku perjalanan dalam pemantauan, Senin 30/3/2020.

Saat melakukan pemantauan di ruangan isolasi Bupati Djafar didampingi Ketua DPRD Ende, Dandim 1602 Ende, Wakapolres Ende, Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Ende.

Kepada Bupati Djafar Direktur RSUD Ende, dr. Ariesn Dwi Lestari menjelaskan bahwa terkait kesiapan infranstruktur dan tenaga medis yang ada diruang isolasi sudah siap. “ruang isolasi terdapat 7 (tujuh) ruangan dimana setiap ruangan terisi dua tempat tidur,”katanya sembil menambahkan bahwa khusus untuk pasien positif covid-19 disiapkan dua ruangan dan mengakui bahwa hingga saat ini masih tebatasnya Alat Pelindung Diri (APD).

Usai melakukan pemantauan ruangan isolasi di RSUD Ende, rombongan Bupati Djafar melajutkan perjalanan menuju ruangan LLK Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja yang

akan dijadikan ruangan karantina bagi pelaku perjalanan dalam pemantauan.

Dalam pemantauan disimpulkan bahwa ruangan LLK Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Ende, terlihat tidak memungkinkan untuk menampung orang dalam jumlah banyak. Oleh karena itu Bupati Djafar memutuskan untuk dialihkan ke Stadion Marilongan di Wolowona Ende. Direncanakan di Stadion Marilongan akan dibangun tenda-tenda penampungan sekalian disiapkan dapur umum oleh Dinas Sosial Kabupaten Ende.

“diruang-ruang dan tenda yang kita bangun akan kita siapkan tempat tidur dan perlengkapan lainnya serta dapur umum oleh Dinas Sosial bagi para pelaku peralanan dalam pemantauan selama masa karantina 14 hari”,katanya.

Pada kesempatan yang sama kepada aaran Dinas Sosial dan relawan untuk membekali diri dengan aturan-aturan protokoler kesehatan sehingga semuanya dapat menjalankan panggilan tugas kemanusian dengan baik.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment