Bupati Sikka bersama FORKOMPINDA Resmikan Kampung Tangguh Nusantara

Dibaca 372 kali

Sikka, suaratimor.com – 15 Juli 2020

Menghadapi Covid 19 yang belum berakhir, tidak membuat masyarakat patah semangat dalam melakukan aktivitas demi menunjang perekonomian dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Menyikapi hal tersebut i Rabu (15/Juli/2020) Bupati Sikka bersama jajaran FORKOMPINDA meresmikan “Kampung Tangguh Nusantara” (Tulada Rani) yang terletak di RT 18 Kelurahan Nangalimang kecamatan Alok Timur kabupaten SIikka propinsi NTT yang dikonsepkan untuk menyiapkan suatu kampung yang memiliki ketangguhan dalam menghadapi pandemi Covid 19.

Jenis ketangguhan yang dimiliki kampung tersebut adalah masyarakat di kampung tersebut tetap memiliki penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan membuat tenun ikat ditengah pandemi Covid -19, namun dalam menjalankan aktivitas tenun ikat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Turut hadir Forkopimda Kabupaten Sikka, mantan Wakil Bupati Sikka Paulus Nong Susar sekaligus Ketua LPM Lembaga Adat, pimpinan OPD Kabupaten Sikka, Camat Alok, para Kapolsek, Lurah Nangalimang serta warga masyarakat Nangalimang.

Kapolres Sikka Sajimin dalam kesempatan itu mengatakan gagasan kampung tangguh awalnya diinisiasi oleh Polda Jatim. Polres Sikka kemudian ikut menerapkan gagasan ini.

“ Di sini, Polres Sikka membuat 4 kampung tangguh covid-19. Maksudnya agar masyarakat tetap beraktifitas, produktif, berkarya, berkreasi dan tidak pasrah pada keadaan,” ujarnya.

Empat kampung tangguh ini dengan segmen dan basis yang berbeda-beda, sesuai kreatifitas masyarakat dan kesiapan lingkungan setempat.

Di wilayah Polsek Alok dan Polsek Waigete dengan sektor pemberdayaan ekonomi, lalu Polsek Nita pemberdayaan kelompok tani dan lahan kosong, dan di Polsek Lela pada sektor pemberdayaan tanaman holtikultura.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment