“Friday The 13th” Yang Di Sebut Hari Kesialan

Dibaca 1.6K kali

Malang, Suaratimor.com

Jumat tanggal 13 dianggap sebagai hari sial dalam istilah takhayul Barat. Itu terjadi ketika hari ke-13 setiap bulan dalam kalender Masehi jatuh pada hari Jumat, yang terjadi setidaknya sekali setiap tahun tetapi dapat terjadi hingga tiga kali pada tahun yang sama. Misalnya, 2015 memiliki hari Jumat tanggal 13 di bulan Februari, Maret, dan November; 2017 hingga 2020 memiliki dua hari Jumat tanggal 13 masing-masing; dan tahun 2021 dan 2022 masing-masing hanya akan memiliki satu kejadian.

Ketakutan irasional terhadap angka 13 telah diberi nama ilmiah: “triskaidekaphobia“; dan dalam analogi ini, rasa takut pada hari Jumat tanggal 13 disebut paraskevidekatriaphobia, dari kata Yunani Paraskeví (Παρασκευ meaning, yang berarti “Jumat”), dan dekatreís (δεκατρείς, yang berarti “tiga belas”).

Mitos Friday The 13th mungkin juga muncul pada Abad Pertengahan, “berasal dari kisah perjamuan dan penyaliban terakhir Yesus” di mana ada 13 orang hadir di Ruang Atas pada 13 Kamis Putih Nisan, yakni Yesus dan 12 muridnya, termasuk Judas yang kemudian berkhianat padanya. malam sebelum kematiannya pada Hari Raya Jumat.

Meskipun ada bukti bahwa hari Jumat dan nomor 13 dianggap tidak beruntung, tidak ada catatan bahwa kedua benda tersebut disebut sebagai pembawa sial sebelum abad ke-19.

Percaya tidak percaya saya sebagai penulis di rubrik ini lahir pada tanggal 13 November 1989 dan bertepatan pada hari ini Jumat, 13 November 2020 saya berulang tahun yang 32 tahun, dulu kala masih kecil saya selalu mengalami kesialan pada setiap hari jumat pada tanggal 13 berselang waktu setelah saya dewasa menjelang kuliah setiap melakukan sesuatu saya sertai dengan doa.

Hanya doa puji dan syukur di panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa Atas Segala Kuasanya Kita Berserah Diri.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment