×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi SuaraTimor

Bisnis  

Kementrian KKP Dorong Ekspor Perikanan Nusa Tenggara Timur

Kontributor: DedyEditor: Redaksi
SuaraTimor

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendorong percepatan ekspor produk kelautan dari NTT ke negara tetangga seperti Timor Leste dan Australia. Provinsi NTT dinilai mempunyai potensi ekspor yang amat besar, pas ekspor perikanan sepanjang ini dilakukan melalui Jakarta, Surabaya, atau Bali.

“Ekspor ikan dari sini, tinggal ditentukan mau dari mana. Untuk ekspor melibatkan karantina [BKIPM] dan bea cukai. Karantina telah siap, tinggal menentukan kapan dan di mana lokasinya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (29/8/2020).

ADVERTISEMENT

Edhy memastikan perihal itu saat datang ke Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini. Dalam lawatan itu, Menteri KKP menyambangi Pantai Oesina di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kupang untuk bertemu bersama pembudidaya rumput laut sekaligus menanam karang.

Baca Juga :  OJK Terbitkan Peraturan Konsolidasi Bank UmumPerkuat Struktur, Ketahanan, dan Daya Saing Industri Perbankan

Dia menjelaskan KKP sanggup memperkuat sektor perikanan budidaya di NTT, keliru satunya rumput laut. Proses budidaya rumput laut di Pantai Oesina menurutnya kudu inovasi agar panennya lebih banyak. “Rumput laut di sini perlu peremajaan bersama bibit-bibit yang baru bersama metode kultur jaringan misalnya. Sehingga hasilnya sanggup lebih banyak. Yang pas ini cuma 1 kilogram, sanggup jadi 5 kilogram,” jelasnya.

Pembangunan sektor Perikanan dan Kelautan. Sejak 2018 telah dikembangkan budidaya ikan kakap putih dan kerapu di Kawasan Mulut Seribu-Rote Ndao untuk mendukung pengembangan pariwisata di daerah tersebut, melalui penyediaan 3 unit keramba dengan jumlah benih ikan yang ditebar sebanyak 9.000 ekor serta 1 unit rumah jaga dan 1 unit bagan kelong. Selain di Rote Ndao, budidaya perikanan juga dilaksanakan di Labuan Kelambu, Kabupaten Ngada. Pada awal Tahun 2020 telah ditebar 1 juta ekor benih kerapu untuk pemberdayaan masyarakat yang berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Ngada dengan Kabupaten Manggarai Timur.

Tulisan ini berasal dari redaksi