Kita Mesti Telanjang; Hilangkan Biaya Rapid untuk Para Pelaku Usaha Jalan.

Dibaca 446 kali

Kupang, SuaraTimor.Com- Pelaku perjalanan merasa kecewa dengan kebijakan protokol kesehatan terkait sistem  penerapannya di beberapa titik pada setiap sektor yang harus melalui proses rapid tes.

Salah satunya yang terjadi di pelabuhan Bolok dimana untuk para pelaku perjalanan tujuan  Kabupaten Flores Timur dengan rute pelayaran Kupang menuju Lewoleba, Adonara dan Larantuka pada Minggu, 25 April 2021 tidak ikut serta dalam proses rapid tes.

Hal ini mengindikasikan adanya dikotomi dalam penerapan protokol kesehatan terkait rapid tes karena kita tidak bisa menggaransikan bahwa semua pelaku perjalanan sehat hanya merujuk pada tujuan pelayarannya.

Terapan rapid tes pelayaran ASDP bolok ada pembiaran pelayanan kesehatan masyarakat pada saat melakukan aktivitas penyeberangan menggunakan pelayaran kapal veri sebagaimana tidak ada kebijakan yang tepat pada ekonomi petani ditengah situasi bencana sehingga pantauan media tidak sesuai secara pelayanan yang sehat.

Ungkap Vian dari kementrian perhubungan darat pada saat disamperi oleh Awak media sebutnya iya, krna kebijakan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah masing-masing sehingga tidak melalui tahap rapid maka penumpang tidak akan dilayani secara tiket salah satunya pelayaran kerote masyarakat harus membawa keterangan kesehatan rapid tes.

Karena rapid tes dari semua kabupaten tergantung dari permintaan pemda harus melakukan rapid tes terutama rote kalau tidak  melalui itu maka akan dipulangkan.

Banyak juga bertanya kenapa rapid membebani masyarakat lain seperti terjadi dimasyarakat rote sedangkan pelayaran kabupaten Flores Timur tidak, karena  ASDP juga akan kembalikan kebijakan ini kepada pihak Pemdanya masing masing jika diminta untuk cek kesehatan maka akan dilakukan tapi tidak maka kami pun tidak melakukan pungkas Yeremias Nuwa Kementrian perhubungan darat.

Penulis: Hendrik

 

 

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment