Headline

Marianji Manafe Menuntut Keadilan atas Haknya Pada Putusan Hukum

Kupang, Suaratimor.com – Peradilan yang buta, “DEMI KEADILAN DAN KETUHANAN YANG MAHA ESA” Sumpah ini ternyata tidak berlaku pada penegak peradilan yang tamak sehingga nutari mere tidak mampu menentukan mana yang benar dan mana yang salah, hal ini terjadi pada pengadilan negeri kelas 1A kupang yang memberikan putusan yang kontroversial, sebagaimana telah ditulis pada tanggal 13 September 2021 dengan judul “Sudah Bayar eksekusi 6 juta,  Hakim PN 1A Kupang Melakukan Putusan yang Membingungkan.”

Marianji Manafe kepada awak media di kediamannya pada hari selasa 12 Oktober 2021 mengatakan bahwa, demi menuntut keadilan atas haknya yang telah di Zolimi oleh pihak PN 1A kupang dan Bank Crista Jaya, ia menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi), Badan Pengawas Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial.

Baca Juga :  Jokowi Lanjutkan Proyek Kereta Era SBY Yang Sempat mandek

“Tujuan saya mengirim surat ke Bapak Presiden Joko Widodo bahwa  kejelasan hukum di Indonesia dan khususnya di Pengadilan Negeri Kupang benar-benar dijalankan sesuai dengan aturan hukum,  sehingga kita yang orang kecil seperti ini bisa mendapatkan keadilan.” Tuturnya

Menurut Marianji bahwa isi surat yang ditujukan kepada Presiden, badan Pengawas Mahkamah Agung dan KY terkait dengan persoalan yang dialaminya, sebagaimana telah diketahui bahwa hakim yang sama memberikan 2 putusan yang berbeda dalam perkara yang sama.

Reporter : Hendrik Lamahadung verified
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment