Headline

Penilaian Asesmen Nasional, SMP N 14 Kota Kupang Terlakasana Dengan Baik

Suaratimor.com- Asesmen merupakan salah satu proses penting dalam pendidikan yang berguna untuk menilai efektivitas pembelajaran dan ketercapaian kurikulum.

Proses asesmen sangat penting dilakukan untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki proses pembelajaran.

Kepala sekolah Bersama Guru di SMP Negri 14 Kota Kupang .

Oleh sebab itu, pada tahun 2020, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengeluarkan kebijakan Asesmen Nasional yang dirancang sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sekaligus penanda perubahan paradigma evaluasi pendidikan nasional.

Ungkap Ester M.A Ngaddi, S.Pd Asesmen Nasional bertujuan untuk memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil melalui serangkaian tahapan.

Hasil dari Asesmen Nasional tidak digunakan untuk melakukan pemeringkatan sekolah, melainkan untuk perbaikan kualitas belajar di sekolah-sekolah yang pada akhirnya diharapkan meningkatkan hasil belajar murid.

Sementara tahun ini dilakasanakan Asesmen Nasional pada bulan Oktober 2021 untuk seluruh sekolah, madrasah, dan program pendidikan kesetaraan.

Implikasi keterwakilan siswa 45 yang akan mengikuti Asesmen Nasional dipilih secara acak, sedangkan kepala sekolah dan guru seluruhnya akan berpartisipasi.

Siswa yang akan menjalani asesmen untuk jenjang pendidikan menengah akan dipilih oleh Kemdikbudristek dengan jumlah maksimal 45 orang dan 5 orang peserta cadangan.

Representasi setiap lembaga pendidikan sekolah melaksanaan Asessment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 14 pada hari Rabu 6/10/2021, ketika ditemui diruangannya menututurkan pelaksanaan  ANBK ini berjalan baik dan tidak ada hambatan yang terjadi.

Kepala sekolah  Bersama Guru SMP Negri 14 Kota Kupang.

Meski dilaksanakan dengan perdana namun tidak ada kendala gangguan jaringan internet, jadi keterwakilan 45 siswa peserta ANBK  dengan lancar mengisi pertanyaan yang disajikan di komputer.

“hingga pelaksaan ANBK kita hari pertama berjalan lancar selama dua  hari terhitung 4-7 Oktober 2021, hari ini kegiatan dibagi dalam dua gelombang, yakni kelas 8 pada gelombang pertama  dengan dari jumlah peserta 45 orang dengan ada siswa cadangan berjumlah 5 orang,” kata Ester

Dijelaskan, Sebelum pelaksanaan ANBK, pihak sekolah melalui proktor dan guru TIK telah melakukan pemahaman kepada siswa tentang cara melakukan pengisian.

Oleh karena itu  dalam pelaksanaan secara garis besar dapat berjalan dengan baik.

Menurut Ester  Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) adalah program evaluasi yang dirancang Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan pada tahun 2021/2022 untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan,”ucapnya.

Sesuai pantuan media dilapangan pengawas juga melakukan kegiatan ANBK kegiatan asessment berjalan baik.

Karena kegiatan ANBK ini dirancang untuk dapat menghasilakan informasi yang akurat untuk memperbaiki kualitas belajar mengajar sehingga akan meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Perlu diketahui di Kota Kupang terdapat tiga Sekolah Penggerak Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yakni UPT SMP N 11, SMPK ST Yoseph Naikoten dan UPT  SMP N 3,

Ester juga berharap ini sebagai pemula jadi kedepan akan  harus dipersiapkan secara baik karena secara psikologi peserta asesmen lebih diberikan dorongan hingga Survei ini akan dikerjakan oleh siswa untuk mendapatkan informasi hasil belajar sosial-emosional dengan mengukur 6 (enam) aspek pelajar pancasila, yaitu berakhlak mulia dengan beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment