Polres Sumba Timur : Pelaku Pembunuhan dan Aniaya Berat Berhasil Dilumpuhkan

Dibaca 519 kali

Handrio Wicaksono. SIK Kapolres Sumba Timur

Setelah lebih dari satu hari jalankan pencarian Tim Gabungan Polres Sumba Timur berhasil melumpuhkan pelaku pembunuhan dan penganiyaan berat, SB alias TH (45) di bukit Watu Kapila – Kambuhapang, Desa. Kambuhapang, Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (3/8/2021).

Pelaku SB alias TH jalankan pembunuhan dan penganiyaan berat pada 1 keluarga yang berjumlah 4 orang, 1 diantaranya meninggal dunia ditempat tetapi 3 orang korban sekarat di rumah sakit.

Empat korban itu adalah, IPB (33) yang merupakan korban meninggal dunia. Sedangkan tiga korban masing-masing OB (32) istri korban, PI (73) mertua korban dan JB (1) anak korban yang mengalami luka tusukan.

“Kasus pembunuhan itu terjadi di Dusun Paboting, Desa Laihau, Kecamatan Lewa Tidahu, pada Jumat, 30 Juli 2021 sekitar pukul 18.00 wita,” jelas Kapolres.

Kapolres juga menjelaskan, kala itu, pelaku menghampiri keempat korban dan idamkan mematikan api yang dipakai untuk menghangatkan badan agar salah satu korban segera menyapa pelaku agar jangan mematikan perapian itu yang kala di mengfungsikan sebagai penghangat badan.

“Saat itu pelaku langsung tersinggung dan marah lalu langsung mengayunkan parang dan menikam keempat korban hingga mengakibatkan IPB meninggal dunia,” katanya.

Setelah laksanakan pencarian selama 5 hari, Tim gabungan Polres Sumba Timur yang dibantu oleh warga, berhasil mempersempit persembuyian pelaku di lokasi bukit Watu Kapila – Kambuhapang, Desa. Kambuhapang, Kecamatan Lewa, Kab. Sumba Timur.

“Keadaan geografis bukit Watu Kapila banyak ditumbuhi pohon dan semak belukar dan juga banyak bebatuan karang sempat merepotkan petugas dilengkapi sikap pelaku yang kalap bersama melempar batu dari atas bukit kearah petugas berulang kali,” sadar Kapolres.

“Petugas lapangan telah laksanakan tembakan peringatan berulang kali, namun pelaku tidak menghiraukan senantiasa melempari petugas bersama batu dan makin menjadi-jadi,” ujarnya.

Lanjut Kapores, tidak menyerah pelaku justru maju ke arah kerumunan petugas sambil mengangkat tangannya yang memegang sebilah pisau hendak menyerang petugas. Saat itu petugas juga tidak mampu mundur untuk mencegah karena medannya amat rimbun semak-semaknya.

Dinilai amat membahayakan petugas sehingga petugas pun laksanakan tindakan tegas terukur bersama mengarahkan tembakan ke arah pelaku dari jarak lebih kurang 1 meter, sekejap pelaku terjatuh sehingga semua Petugas bersama dibantu warga segera mengamankan pelaku dan juga merampas pisau yang dipegangnya.

Sebelum ditemukan oleh petugas sementara masa pencarian sejak tanggal perihal sampai sementara ini, pelaku {beberapa|sebagian|lebih dari satu} kali memasuki tempat tinggal warga dan mengancam warga manfaatkan pisau yang dibawanya.

“Selanjutnya pelaku dibawa ke Puskesmas Lewa peranan beroleh perawatan medis. Jam 19.50 Wita pelaku dinyatakan meninggal dunia oleh Tim Medis sehabis dirawat sejak pukul 18.40 wita,” kata Kapolres.

 

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment