POSPERA Kab.TTS – NTT Digugat 45 Milyar Karena Memperjuangkan Hak-Hak Rakyat Yang Hampir Dirampas Oleh Investor

Dibaca 5.6K kali

Soe, suaratimor.com – Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Terkait penolakan Tambak Garam Di Kualin sdh memasuki Akhir pemeriksaan saksi. Joni T, selaku Pengugat, menggugat POSPERA TTS.

Katanya merasa dirugikan akibat batalnya perjanjian kerja sama antara Lembaga Adat Desa (LAD) dan PT. Tamaris Garam Nusantara (TGM) dalam investasi tambak garam seluas 1.300 ha.

apa saja poin penolakan masyarakat pemilik lahan?
1. Masyarakat menolak HGU karena ini bukan tanah negara, ini tanah rakyat, mengapa harus di HGU kan? apa jaminan bahwa tanah ini bisa dikembalikan ke masyarakat sesudah pemakaian dari perusahaan.

2. Masyarakat menolak perjanjian bagi hasil hanya senilai 13 %.

Baca Juga :  Simak Vidio Pengolahan Limbah Berbahaya Dan Beracun (B3) Oleh BKD Prov NTT

Untuk itulah masyarakat meminta POSPERA TTS mendampingi mereka dengan memberikan surat kuasa dari warga pemilik lahan. Yg anehnya, Pospera malah digugat 45 Milyar karena dianggap membatalkan perjanjian kerjasama dengan perusahaan TGM.

Sumber : Pospera NTT
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment