×
Swipe up untuk membaca artikel

Ingin membaca berita tanpa iklan?

Buka di aplikasi SuaraTimor

Rusia Wajibkan Negara Eropa Bayar Tagihan Gas Alam Dalam Mata Uang Rubel.

Kontributor: DedyEditor: Redaksi
SuaraTimor

Suaratimor.com – Presiden Rusia Vladmir putin mewajibkan penggunaan mata uang rubel sebagai alat pembayaran yang sah dalam transaksi gas rusia ke negara eropa. Hal ini merupakan aksi balas dendam putin pada negara-negara pemberi sanksi yang di anggap tak bersahabat dengan rusia.

Pernyataan tersebut di utarakan dalam pertemuan putin dengan para menteri rusia, diketahui beberapa negara seperti amerika serikat dan sekutunya yaitu negara-negara di uni eropa sangat bergantung pada gas alam dari rusia.

ADVERTISEMENT

Uni Eropa merupakan pelanggan gas alam cair rusia, dan saat ini dengan melemahnya pasokan gas membuat harga gas di eropa mahal, dengan adanya kebijakan baru putin maka diperkirakan akan memperparah krisis energi di benua biru.

Baca Juga :  Politisi PDIP : Presiden Jokowi Diharapkan Dapat Mengambil Peran Dalam Pertemuan G20

sementara persyaratan baru pembelian gas rusia tampaknya bertujuan untuk menopang mata uang rubel yang lesu akibat sanksi amerika serikat dan negara barat.

Hal ini terbukti bahwa sesaat setelah Putin mengumumkan kebijakan tersebut nilai rubel langsung naik terhadap dollar amerika serikat dan Euro.

Tak gentar dengan sanksi yang di jatuhkan presiden rusia vladimir putin mendesak agar negara-negara barat membayar tagihan gas alam rusia dalam bentuk mata uang rubel. Putin Juga mengingatkan jatuh tempo pembayaran tinggal menghitung hari.

Tulisan ini berasal dari redaksi